Blog Ini Disponsori Oleh:

Tampilkan postingan dengan label mengobati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mengobati. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Desember 2011

Mengobati Jerawat dengan Madu

Sebelumnya, orang hanya mengenal madu sebagai minuman lezat yang dapat menambah stamina dan membuat tubuh tetap bugar. Tapi, setelah University of Texas Health Science Center melakukan studi, diketahui bahwa madu kaya akan gula, sehingga bisa membantu menciptakan lingkungan yang membuat bakteri tidak dapat bertahan hidup. Sifat antibakteri yang dimiliki madu juga membuatnya bisa mengusir jerawat dari wajah. Ketika dioleskan pada luka atau infeksi, hidrogen peroksida yang terkandung di dalam madu akan dikeluarkan ke kulit dan bertindak sebagai antiseptik. Tidak seperti hidrogen peroksida murni, tingkat antiseptik madu tidak merusak kulit. Dilansir DermaNetNZ, hidrogen peroksida yang terbentuk ketika madu diencerkan dapat menyembuhkan luka termasuk infeksi jerawat.

Pada waktu-waktu tertentu selama hidup seseorang, seperti saat pubertas, selama menstruasi dan menopause, hormon menyebabkan kelebihan produksi sebum, yang bila bercampur bakteri bisa menyebabkan jerawat. Bakteri Proprionibacterium acnes atau P. acnes merupakan strain bakteri yang biasa hidup di kulit manusia tanpa menyebabkan kerusakan pada kulit. Namun bila produksi sebum makin banyak, bakteri ini bisa berkontribusi menginfeksi jerawat.

Pembentukan hidrogen peroksida bukan satu-satunya manfaat antibakteri yang diperoleh dari madu. Madu juga dapat merangsang kegiatan fagositik dan limfositik, yang merupakan kunci respons sistem imun dalam perang melawan infeksi. DermaNetNZ merekomendasikan menggunakan madu dari pohon manuka, leptospermum scoparium untuk mengusir jerawat.

Jumat, 09 Desember 2011

Mengobati Jerawat dengan Kunyit

Nama latinnya Curcuma Domestica. Kita lebih mengenalnya sebagai kunyit, tanaman herbal asli Asia Selatan yang tumbuh subur di Indonesia. Disebut tanaman herbal/ obat karena berguna untuk mengobati beberapa penyakit karena bahan aktifnya bertindak sebagai anti-inflamasi dan antiseptik. Kandungan pewarna kuning (curcumin) kunyit bersifat anti-inflamasi (anti peradangan), antiseptik dan pengeringan. Menurut laman Livestrong, ini sangat efektif untuk mengobati jerawat.

Anti-inflamasi yang diterapkan topikal efektif mengurangi kemerahan dan iritasi pada jerawat. Sedangkan antiseptik membersihkan kotoran penyebab jerawat dari kulit. Kunyit juga membantu menyerap kelebihan minyak pada permukaan kulit. Lalu, bagaimana memanfaatkan kunyit secara efektif menjadi obat jerawat? Menurut laman Buzzle ada beberapa cara, yaitu:

Dicampur Susu 
Sesendok teh kunyit dicampur ke dalam segelas susu hangat dan diaduk hingga warnanya berubah kuning. Sehari sekali sebelum tidur akan berguna meningkatkan imunitas sehingga tubuh mampu melawan infeksi bakteri jerawat.
Dioleskan di Kulit 
Oleskan bubuk kunyit yang dicampur air hingga menjadi krim secara topikal pada daerah yang berjerawat 1-2 kali sehari setelah bagian tersebut dibersihkan sebelumnya.
Dalam Makanan 
Memperbanyak kunyit sebagai rempah dan bumbu makanan.
Scrub 
2-3 sendok teh bubuk kunyit dicampur dengan 1-2 tetes jus lemon, 1-2 tetes minyak mustard/ zaitun/ jojoba hingga menjadi scrub. Oleskan secara merata pada bekas luka jerawat di wajah. Biarkan selama 15 menit lalu dibilas.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...