Blog Ini Disponsori Oleh:

Tampilkan postingan dengan label kalori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kalori. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

3 Manfaat Olahraga Pagi

Siapa yang belum tahu manfaat olahraga bagi kebugaran tubuh? Semua pasti sudah tahu dan mempraktekkannya. Apalagi jika dilakukan pagi hari, efeknya lebih terasa nyata. Mau tahu apa saja efek positif berolahraga pagi? Di sini dokter Merry merangkum dari berbagai sumber agar pecinta blog ini menjadi tahu dan semakin bersemangat berolahraga:
Membakar Kalori
Olahraga di pagi hari ternyata membakar lebih banyak kalori di banding waktu lainnya. Dengan berolahraga pagi, anda akan merasa lebih segar dan bersemangat dalam memulai aktivitas hari itu.
Menenangkan Pikiran
Olahraga pagi akan menghibur anda, mengosongkan pikiran untuk fokus mengeluarkan tenaga untuk berolahraga. Hasilnya, seharian kita akan merasa tenang dan fokus dalam menjalani jam demi jam.
Rutinitas Positif
Masukkan olahraga pagi dalam jadwal harian anda. Semakin lama, semakin terbiasa maka olahraga pagi akan menjadi rutinitas positif yang sangat bermanfaat lahir dan batin. Men Sana in Korpore Sano.
So, semangat pagi! Mulai harimu dengan berolahraga...

Kamis, 20 Oktober 2011

Menurunkan Berat Badan dengan Berjalan Kaki

Cara sederhana untuk membuat tubuh tetap bugar adalah dengan rutin berjalan kaki, khususnya di pagi hari. Saat tidur, metabolisme tubuh melambat sepenuhnya, jalan kaki dapat meningkatkannya lagi. Selain menyegarkan tubuh sepanjang hari, jalan di pagi hari juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkah di bawah ini yang disarikan Dokter Merry dari Livestrong. Selamat mencoba:
Langkah 1 
Sarapan dengan makanan kecil namun bergizi sebelum mulai jalan kaki, seperti yogurt, biskuit rendah lemak atau roti gandum dengan selai kacang. Keseimbangan protein dan karbohidrat akan menjadi bahan bakar yang cukup untuk mencegah cidera dan memperbaiki stamina.
Langkah 2 
Jangan dipaksakan, buatlah rencana bertahap. Mulailah dengan 15 menit untuk 3 hari pertama-ketiga, 30 menit untuk hari empat-enam dan terus meningkat di hari-hari berikutnya. Rubah kecepatan menjadi sedikit berlari sehingga tubuh menjadi lebih kuat dan tambah intervaln waktunya sehingga kalori yang terbakar semakin banyak.
Langkah 3 
Jaga asupan gizi seimbang lewat biji-bijian, sayur mayur dan buah-buahan plus susu. Pilih makanan dengan kalori lebih sedikit dikombinasikan dengan latihan/ olah raga yang lebih banyak akan mempercepat proses penurunan berat badan. Selamat mencoba, Dokter Merry harap dengan jalan kaki yang rutin ini, pembaca setia blog ini akan semakin sehat dan turun berat badannya.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Tips Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes


Menurunkan berat badan mungkin terdengar mudah, hanya dengan penurunan kalori dan meningkatkan kalori yang terbakar. Bagi seseorang yang pernah berjuang menurunkan berat badan pasti tahu bahwa menurunkan berat badan dapat dengan menemukan keseimbangan yang tepat dari makanan dan olahraga. Jika menderita diabetes, pasti menghadapi tantangan tambahan untuk tetap menjaga kadar gula darah dalam rentang normal juga.

Menurunkan berat badan merupakan upaya yang sangat baik ketika seseorang memiliki diabetes tipe 2. Menurut Amanda Kirpitch, RD, CDE dari Joslin Diabetes Center-Boston menyebut bahwa penurunan berat badan 5-10% berefek positif dalam mengontrol diabetes dan resiko komplikasinya. Artinya, penurunan berat badan ini cukup menurunkan gula darah, tekanan darah dan kadar kolesterol. Menurut MSNHealth penurunan berat badan bagi penderita diabetes butuh perancanaan sehingga efektif, yaitu sebagai berikut:

1. Aktivitas Fisik yang Teratur
Inilah salah satu kunci menurunkan berat badan dan menjaganya tetap stabil. Tidak harus dalam waktu lama, tapi lebih baik sebentar namun teratur. Berikut pedoman latihan fisik bagi penderita diabetes tipe 2 yang direkomendasikan oleh American Heart Association, yaitu:
a. Aktivitas Jantung (Cardio Activities)
Intensitasnya 3-7 kali seminggu. Lamanya: 150 menit per minggu latihan intensitas sedang, atau 90 menit per minggu intensitas latihan kuat.
b. Latihan Beban
Intensitasnya: 3 kali seminggu. Lamanya: 2-4 set dari 8-10 pengulangan, menggunakan beban dengan berat sedang. Pada tingkat ini, seseorang mungkin akan membakar setidaknya 1.000 kalori seminggu dan meningkatkan kontrol gula darah. Hal tersebut berarti seseorang tidak harus membatasi asupan makanan untuk menurunkan berat badan.

2. Mengurangi Jumlah Asupan Kalori
Pengurangan jumlah asupan kalori yang realistis bagi kebanyakan orang adalah antara 500-1.000 kalori sehari. Jika seseorang kehilangan berat badan sebanyak 1 pon seminggu, jauh lebih mudah dan baik untuk dipertahankan dibandingkan dengan penurunan berat badan yang mendadak.
3. Menggunakan Piring Berukuran Lebih Kecil
Banyak penderita diabetes menggunakan cara diet dengan piring yang lebih kecil sehingga cenderung akan memilih diet seimbang yang tidak terlalu banyak kandungan karbohidrat. Menurut Constance Brown Riggs, RD, CDE juru bicara American Dietetic Association, sebagai aturan yang praktis, dapat dengan menempatkan sayuran pada setengah bagian piring, seperempat pati, dan seperempat protein tanpa lemak. Jika ingin mencoba menurunkan berat badan, menggunakan piring berukuran lebih kecil merupakan cara mudah dan efektif.
4. Jangan Menunggu Lapar untuk Makan
Porsi lebih kecil memang baik. Tetapi jika terlalu lapar, makanan dengan porsi kecil takkan cukup. Karenanya direkomendasikan makan setiap 4-5 jam sekali dengan memilih makanan tinggi serat, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Serat memperlambat tingkat pergerakan makanan melalui sistem pencernaan, sehingga membantu merasa kenyang lebih lama.

5. Sesuaikan Obat Diabetes
Insulin dan obat diabetes tertentu dapat membuat kadar gula darah terlalu rendah jika seseorang berolahraga lebih banyak atau makan dengan porsi lebih sedikit. Obat-obatan tersebut, antara lain: Glimepiride (Amaryl), Glipizide (Glucotrol, Glucotrol XL), Glyburide (Diabeta, Glynase, Micronase), Nateglinide (Starlix), Repaglinide (Prandin). Sesuaikan obat yabg dikonsumsi, monitor gula darah lebih sering dan berkonsultasilah dengan dokter yang meresepkan obat untuk memperbarui rencana pengobatan.
6. Ngemil untuk Menstabilkan Kadar Gula Darah
Pada seseorang yang memiliki risiko penurunan kadar gula darah secara drastis, ngemil sebelum atau selama berolahraga juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Namun solusi yang lebih efektf adalah dengan merencanakan asupan makanan sehingga tidak menambahkan lebih banyak makanan untuk dikonsumsi.

Menurunkan berat badan pada penderita diabetes dapat untuk menurunkan gula darah, tekanan darah, dan kadar kolesterol. Untuk dapat menurunkan berat badan membutuhkan beberapa usaha, tetapi tidak harus menyita waktu dan fokus yang banyak. Dengan menjalankan perubahan yang realistis pada pola diet akan dapat efektif menurunkan berat badan secara perlahan tetapi pasti.

Rabu, 29 Oktober 2008

Hubungan Kalori dengan Posisi Berhubungan Seksual

Missionary
Man - 32 cal
Woman - 16 cal

Woman aboveWoman - 75 cal
Man - 23 cal

“Canine” variationMan - 35 cal
Woman - 15 cal

“Wheelbarrow” variation
Man - 59 cal
Woman - 78 cal

“Weightlifter” variation
Man - 100 cal
Woman - 45 cal
Spotter - 13 cal

“Caribbean Pirate” variation
Man - 47 cal
Woman - 33 cal
Parrot - 4 cal

“Back-to-back”
Man - 0 cal
Woman - 0 cal

sumber : www.calorielab.com

Senin, 18 Februari 2008

Perbanyak Minum Air!

Pantang minum soda akan mengurangi konsumsi kalori dan air membantu meningkatkan metabolisme, karena sel yang terhidrasi dengan baik memproses karbohidrat dan lemak secara lebih efisien. Ingin diet? Jangan minum soda dan ganti dengan air mineral. Pendiet yang mengganti minuman bergula dengan air putih rata-rata turun hampir 2 kg setahun. Seperti disebutkan dalam studi di Children’s Hospital and Research Center di Oakland, California.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...