Blog Ini Disponsori Oleh:

Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Januari 2012

Minuman Soda Menyebabkan Timbulnya Jerawat


Benarkah minuman bersoda yang digemari banyak orang karena rasanya enak itu dapat menumbuh suburkan jerawat? Ya! Walaupun tak terkait langsung, tapi zat dalam minuman soda dapat memicu masalah dalam tubuh yang menyebabkan jerawat sebagai dampak samping. Kenapa? Karena soda mengandung kadar gula tinggi. Gula membuat kita merasa baik karena secara instan memberi energi dan membuat tubuh melepaskan serotonin (neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati sehingga membuat orang merasa bahagia). Itulah sebabnya mengapa minum soda membuat orang kecanduan. Isinya 250 kalori per 600 ml. Tak ada kandungan nutrisi atau mineral di dalamnya, kecuali gula dan kafein.

Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat dikaitkan dengan perkembangan jerawat, menurut Livestrong. Konsumsi soda dapat menyebabkan lonjakan gula darah sehingga tubuh akan membuat insulin dan testosteron untuk mengkompensasinya. Kondisi ini berdampak pada kulit, yaitu membuat pori-pori tersumbat dan peradangan kulit. Meski tidak mengakibatkan efek langsung, kafein yang terkandung dalam soda dapat menyebabkan insomnia dan gangguan pencernaan, keduanya secara langsung berhubungan dengan jerawat.

Kesulitan tidur akibat terlalu banyak minum soda dapat menyebabkan tubuh stres dan melepaskan kortisol, yang menyebabkan kelebihan produksi minyak dan timbulnya jerawat. Batasi jumlah soda yang Anda minum untuk mengurangi jerawat juga untuk membantu meningkatkan kesehatan keseluruhan, yang berhubungan langsung dengan kulit yang sehat.

Sabtu, 31 Desember 2011

Mengobati Jerawat dengan Madu

Sebelumnya, orang hanya mengenal madu sebagai minuman lezat yang dapat menambah stamina dan membuat tubuh tetap bugar. Tapi, setelah University of Texas Health Science Center melakukan studi, diketahui bahwa madu kaya akan gula, sehingga bisa membantu menciptakan lingkungan yang membuat bakteri tidak dapat bertahan hidup. Sifat antibakteri yang dimiliki madu juga membuatnya bisa mengusir jerawat dari wajah. Ketika dioleskan pada luka atau infeksi, hidrogen peroksida yang terkandung di dalam madu akan dikeluarkan ke kulit dan bertindak sebagai antiseptik. Tidak seperti hidrogen peroksida murni, tingkat antiseptik madu tidak merusak kulit. Dilansir DermaNetNZ, hidrogen peroksida yang terbentuk ketika madu diencerkan dapat menyembuhkan luka termasuk infeksi jerawat.

Pada waktu-waktu tertentu selama hidup seseorang, seperti saat pubertas, selama menstruasi dan menopause, hormon menyebabkan kelebihan produksi sebum, yang bila bercampur bakteri bisa menyebabkan jerawat. Bakteri Proprionibacterium acnes atau P. acnes merupakan strain bakteri yang biasa hidup di kulit manusia tanpa menyebabkan kerusakan pada kulit. Namun bila produksi sebum makin banyak, bakteri ini bisa berkontribusi menginfeksi jerawat.

Pembentukan hidrogen peroksida bukan satu-satunya manfaat antibakteri yang diperoleh dari madu. Madu juga dapat merangsang kegiatan fagositik dan limfositik, yang merupakan kunci respons sistem imun dalam perang melawan infeksi. DermaNetNZ merekomendasikan menggunakan madu dari pohon manuka, leptospermum scoparium untuk mengusir jerawat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...