PMS atau Pra Menstrual Syndrome mendatangi wanita seminggu sebelum dan saat menstruasi. Gejalanya beragam, namun yang paling utama adalah rasa sakit di perut (seperti mual atau kembung), nyeri di dada, jerawat, bad mood dan lain sebagainya. Sulit untuk menolak kehadirannya, karenanya dokter Merry ingin memberikan beberapa tips menghadapi PMS yang disarikan dari beberapa sumber:
1. Konsumsi banyak serat karena serat dapat melancarkan pencernaan. Sehingga gejala sakit seperti kembung dan mual dapat sedikit teratasi;
2. Jauhi gula! Karena kadar gula yang tinggi dalam tubuh dapat menumpuk hormon estrogen. Mengurangi asupan gula penting karena dapat mengurangi rasa nyeri;
3. Hindari banyak minum teh dan kopi untuk mengurangi sakit pada payudara. Gasnya juga akan membuat perut tidak nyaman, tubuh susah beristirahat dan jantung selalu berdebar-debar;
4. Kurangi asupan garam karena kandungannya akan membaut kembung;
5. Hindari minum soda. Soda takkan mempercepat PMS tapi justru berdampak buruk terhadap rasa nyeri di perut;
6. Tambah konsumsi penganan yang mengandung magnesium dan kalium, seperti ikan dan biji-bijian. Karena menstruasi menguras magnesium dalam tubuh dan menyebabkan lemas;
7. Coklat! Siasati nyerinya haid dengan manis dan lezatnya coklat. Apapun jenis dan merknya, yang terpenting hati menjadi senang dan perut menjadi tenang.
Namun, jika rasa sakit di perut tak mau hilang bahkan teramat berlebihan, coba dikompres dengan air hangat. Mudah-mudahan dapat meredakan rasa sakit. Selamat mencoba!
Tampilkan postingan dengan label kalium. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kalium. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 08 Oktober 2011
Jumat, 22 Februari 2008
Warna Buah dan Gizinya
Banyak dari kita yang gemar makan buah karena sangat bermanfaat bagi tubuh. Kandungan Vitaminnya sangat diperlukan oleh tubuh, terutama vitamin C. Selain itu, kita dapat melihat kandungan zat apa saja yang terkandung dalam buah dengan melihatwarna dari buah tersebut. Bagi anda yang gemar makan buah, berikut ini beberapa kandungan berdasarkan dari warnanya:1. Merah
Warna merah banyak terdapat dalam buah seperti semangka, stroberi, tomat dan jambu biji. Warna merah tersebut artinya buah mengandung zat antosianin dan likopen. Antosianin berguna untuk mencegah infeksi dan kanker kandung kemih, sedangkan likopen menghambat fungsi kemunduran fisik dan mental agar kita tidak mudah pikun. Selain itu, likopen juga mencagah berbagai macam kanker.
2. Jingga
Melon jingga, pepaya, jeruk dan semua buah yang mengandung warna jingga mengandung betakarotin. Fungsi betakarotin menghambat proses penuaan sel. Sel-sel di dalam tubuh kita makin lama makin tua, dan jika sudah terlanjur tua, maka tugas betakarotin meremajakan kembali. Selain itu, betakarotin yang ada di dalam tubuh berubah menjadi vitamin A yang akan memacu sistem kekebalan tubuh, yang membuat kita tidak mudah terserang penyakit.
3. Kuning
Belimbing, nanas, pisang dan buah lain yang berwarna kuning kaya akan kalium. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kalium bermanfaat mencegah stroke dan jantung koroner. Kalau Anda suka makan nanas, apalagi dijus, selain rasanya segar, ternyata juga membantu menyembuhkan diare dan mempercepat penyembuhan radang.
4. Hijau
Tengok yang namanya alpukat, melon, anggur hijau. Buah-buahan ini banyak mengandung asam alegat, yang sangat ampuh menggempur bibit sel kanker jenis apa pun. Asam alegat juga membantu menormalkan tekanan darah karena buah berwarna hijau juga mengandung kalium.
5. Putih
Buah yang berwarna putih antara lain sirsak, duku, kelengkeng, dan leci. Kandungan serat dan vitamin C dalam buah-buahan berwarna putih ini tinggi. Memang tidak begitu banyak mengandung antioksidan, tapi serat juga sangat dibutuhkan dalam tubuh. Manfaat langsung serat itu membuat kita nyaman saat buang air besar.
Mengkonsumsi buah tentunya sangat baik untuk kesehatan. Tetapi selain itu, kita tidak hanya mengkonsumsi buah saja, ada makanan lain yang kita konsumsi setiap hari dan semua makanan tersebut belum tentu menyehatkan. Oleh karena itu hal lain yang perlu diperhatikan adalah mengurangi makanan yang mengandung bahan tambahan kimia sintetis seperti pewarna, baking soda, besoat, dan esen. Bahan-bahan ini merupakan sumber radikal bebas yang merangsang jaringan menjadi hiperaktif dan dapat memicu timbulnya kanker. Penyedap makanan juga menggunakan bahan-bahan kimia sintetis. Saat membeli makanan kemasan perhatikan komposisi bahan yang terkandung didalamnya.
Label:
antioksidan,
antosianin,
asam alegat,
beta karoten,
buah,
gizi,
kalium,
kimia,
likopen,
tubuh,
vitamin,
warna
Langganan:
Postingan (Atom)

