Blog Ini Disponsori Oleh:

Tampilkan postingan dengan label langsing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label langsing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2011

9 Mitos Keliru Tentang Kesehatan

Di era modern ini terkadang kita lebih banyak mengetahui informasi kesehatan yang beredar dari mulut ke mulut, dari laman dan blog di internet atau dari media cetak. Kita menelannya bulat-bulat tanp menganggap perlu untuk mengkonfirmasinya lagi dengan orang-orang yang berkecimpung di dunia medis atau mengerti tentang kesehatan. Padahal sebagiannya adalah mitos yang tidak didukung kebenaran ilmiah. Berikut dokter Merry sampaikan 9 diantaranya dirangkum dari berbagai sumber agar dapat kita ketahui bersama:
1. Membaca dalan gelap dapat merusak mata 
Nasehat ini sering diucapkan orang tua kita saat kita seringkali membaca atau menonton televisi dengan lampu dimatikan. Sebenarnya, hal tersebut tidak sampai merusak, hanya membuat mata menjadi sangat lelah.
2. Jantung ada di dada sebelah kiri 
Hampir semua orang bila ditanya dimana letak jantungnya pasti akan menjawab dengan memegang dada sebelah kiri. Ini keliru, karena jantung tersimpan aman tepat di belakang rongga tengah dada kita.
3. Stres membuat rambut beruban dalam satu malam 
Memang stres menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang tegang sehingga mempercepat pertumbuhan rambut uban. Namunnya prosesnya tidak cepat hanya dalam semalam. Perubahannya muncul bertahap dan biasanya bersifat genetik, ada rambut yang tetap hitam, berubah abu-abu atau menjadi putih. 
4. Ingin langsing? Makan sedikit saja! 
Memang, jika kita makan dengan porsi kecil berat badan akan turun dengan cepat sehingga terlihat efektif. Tapi dalam jangka panjang buruk untuk kesehatan maupun berat badan. Karena, kita akan kekurangan asupan vitamin dan mineral sehingga kondisi tubuh menjadi lemah dan mudah lelah. Namun biasanya saat putus diet anda justru akan makan lebih banyak, inlah yang dinamakan efek yoyo. Cara terbaik adalah dengan program bertahap kombinasi penurunan asupan kalori dengan peningkatan olahraga untuk pembakarannya.
5. Banyak minum untuk mengatasi cegukan 
Secara medis ini tidak terbukti efektivitas minum air atau menahan nafas untuk mengatasi cegukan. Sebaliknya, menurut rekomendasi New England Journal of Medicine, menelan sesendok gula pasir justru lebih efektif.
6. Flu disebabkan karena kedinginan 
Sebuah penelitian pernah dilakukan di Common Cold Research Unit, Salisbury, Inggris, di mana sekelompok relawan diinokulasi dengan virus selesma yang didekatkan ke hidung mereka. Setengah kelompok ditempatkan di ruangan yang hangat sedangkan sisanya mandi dan basah kuyup selama setengah jam, kemudian berpakaian tapi memakai kaus kaki basah selama beberapa jam lagi. Kelompok basah tidak terkena flu lebih banyak daripada kelompok kering. Kesimpulannya: kedinginan tidak mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
7. Susu hangat membuat anak lebih mudah tertidur 
Susu mengandung sedikit tryptophan, sejenis asam amino yang berefek memudahkan tidur. Namun, anda perlu bergalon-galon susu untuk merasakan efeknya. Bila anda mendapati anak anda jadi mudah tertidur setelah minum susu, sebenarnya rutinitasnyalah yang membantu anak menjadi tenang.
8. Kita hanya menggunakan 10% otak kita 
Sejumlah studi pencitraan otak telah menunjukkan bahwa tidak ada satu wilayah pun di otak yang benar-benar diam atau tidak aktif. Pencitraan otak secara rinci telah gagal mengidentifikasi 90 persen isi otak yang tidak digunakan. Mitos bahwa otak kita baru sebagian kecil saja yang dimanfaatkan mungkin berasal dari para marketing yang mencoba menawarkan “inovasi baru” dalam meningkatkan kemampuan otak, seperti aktivasi otak kiri, otak kanan atau bahkan otak tengah.
9. Mencukur membuat rambut tumbuh lebih cepat dan kasar 
Waxing, mencukur atau mencabut rambut tidak akan mengubah tekstur atau kecepatan pertumbuhannya. Rambut yang baru tumbuh kembali memang tumpul, tapi lama-kelamaan akan tampak persis seperti rambut sebelumnya.

Minggu, 17 Februari 2008

Turunkan Berat Badan dengan Kalsium

Studi terbaru menyatakan Kalsium sangat bermanfaat bagi kaum paruh baya. Para wanita yang telah berusia 50 tahun dan mengkonsumsi 500 miligram kalsium setiap hari, dapat menjaga berat badannya kurang lebih 4 pon. Bahkan, mereka dapat mempertahankan berat badannya selama 10 tahun. Ini sangat berbeda dengan para wanita yang tidak mengkonsumsi kalsium melalui suplemen.

Dr. Alejandro J. Gonzales dari Fred Hutchison Research Centre di Seattle menguji manfaat kalsium ini. Hasilnya yang dipublikasikan di The Journal of The American Dietetic Association menyatakan bahwa kalsium dapat menjaga berat badan agar tidak mudah naik. Melaui penelitian acak di sejumlah rumah sakit, ditemukan bahwa kalsium memiliki peran besar untuk mempertahankan berat badan. Ternyata, selain dapat mencegah tulang keropos, kalsium juga dapat membuat seseorang lebih langsing. Hasil penelitian yang melibatkan 10.591 subyek berusia 53-57 tahun ini menyatakan kalsium sebagai salah satu zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam memperbaiki sel-sel yang rusak. Kalsium juga dapat mengubah susunan lemak dan menguraikannya sehingga mencegah kegemukan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...