Blog Ini Disponsori Oleh:

Tampilkan postingan dengan label deteksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label deteksi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2011

Tips Mendeteksi Kanker Payudara

Penyakit ini ditandai munculnya benjolan sebesar kelereng yang tak teraba dengan tangan ketika ukurannya masih kecil. Lalu, salah satu puting susu mengeluarkan cairan berwarna merah dan berbekas di bra. Jika dua gejala ini muncul, sebaiknya segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kanker payudara merupakan salah satu penyakit paling mematikan di Indonesia.

Salah satu upaya mengetahui kelainan pada payudara adalah dengan melakukan SADARI. SADARI adalah singkatan dari Periksa Payudara Sendiri. Metode ini dapat dilakukan 7-10 hari sesudah menstruasi hari terakhir. Prosesnya dibantu dengan olesan minyak zaitun atau busa sabun mandi di permukaan payudara yang berguna memperlicin. Selain itu tangan menjadi lebih sensitif meraba kemungkinan adanya benjolan di payudara.

Dibawah ini adalah langkah-langkahdari SADARI:
1. Dalam posisi berbaring telentang, letakkan tangan kanan di bawah kepala. Letakkan sebuah bantal kecil di bawah punggung sebelah kanan;
2. Raba seluruh bagian payudara sebelah kanan dengan menggunakan 3 ujung jari bagian tengah yang dirapatkan;
3. Lakukan gerakan memutar dan tekanan lembut tetapi mantap mulai dari pinggir searah jarum jam;
4. Ulangi gerakan serupa pada payudara sebelah kiri. Rasakan dan perhatikan dengan seksama, apabila muncul benjolan yang mencurigakan;
5. Tekan pelan-pelan dan perhatikan daerah di sekitar putting, apakah ada cairan merah tidak normal;
6. Dalam posisi berdiri dan lengan lurus ke bawah, teliti kedua payudara di depan cermin. Perhatikan, bila ada benjolan atau perubahan bentuk payudara;
7. Angkat kedua lengan lurus ke atas. Ulangi langkah di atas.

Senin, 27 Agustus 2007

Deteksi Dini Kanker Prostat

Tahukah Anda? Angka kejadian keganasan pada kelenjar prostat dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tak heran bila kanker prostat menjadi penyakit paling ditakuti kaum pria. Umumnya kanker prostat menyerang pria yang berusia lebih dari 50 tahun. Penyebab pasti dari kanker prostat sebenarnya masih belum diketahui, namun ada beberapa faktor resiko untuk terjadinya keganasan pada kelenjar prostat. Contohnya yaitu pola makan yang tinggi lemak, pembesaran prostat jinak, infeksi virus yang ditularkan melalui hubungan intim dan riwayat kanker prostat dalam keluarga.
Pada tahap awal, kanker prostat umumnya tidak menimbulkan gejala. Namun ada beberapa gejala atau keluhan yang perlu diperhatikan, yaitu:
1. Sering buang air kecil, terutama pada malam hari
2. Buang air kecil harus mengejan
3. Sulit menahan buang air kecil
4. Tidak dapat buang air kecil sama sekali
5. Buang air kecil terasa sakit atau panas
6. Terdapat darah dalam air seni dan air mani
7. Terasa sakit saat ejakulasi
8. Timbul rasa nyeri atau kaku di daerah bokong, panggul, dan pangkal paha
Untuk mengetahui adanya kanker prostat sejak dini, pria yang berusia lebih dari 40 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara teratur, paling tidak setahun sekali. Pemeriksaan itu berupa pemeriksaan fisik, pemeriksaan USG kelenjar prostat dan pemeriksaan kadar Prostate Specific Antigen (PSA) dalam darah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...